Content of popup
Just_ACY_Logo Copy Created with Sketch.

Brexit Dan Perang Dagang Belum Deal, Outlook Pasar Relatif Beragam

By: ACY Securities - Indonesia -
2019-09-03 17:26:45

Aset berisiko tinggi masih rawan koreksi, tapi AUD bisa naik tipis karena optimisme RBA. Sementara itu, emas, Euro, dan GBP juga memiliki outlook-nya masing-masing.

GBP kembali diguncang oleh tekanan Brexit. Masalah No Deal Brexit yang dikhawatirkan banyak pihak, membuat Inggris kembali dihantui risiko pemilu dini. GBP/USD pun runtuh dari 1.2150 ke 1.2020 pada sesi London kemarin sore (02/September). ACY sendiri sudah meyakini jika ketidakpastian Brexit saat ini akan berujung pada pemilihan umum.

Sementara itu, belum ada perkembangan berarti dalam rencana pertemuan AS-China pada September mendatang. Aset-aset berisiko tinggi pun terus tertekan, sementara harga emas cenderung solid.

 

Peluang Trading AUD/JPY

Pasar forex saat ini memperlihatkan setup-setup teknikal dan fundamental yang menjanjikan, terutama pada pair AUD/JPY. Yen masih kokoh karena belum ada indikasi positif apapun mengenai pertemuan AS-China berikutnya. Tekanan dari tensi dagang ini terus menopang safe havenYen, sekaligus membebani AUD yang minggu ini berhadapan dengan rilis data Retail Sales Australia dan pengumuman suku bunga RBA.

Analis ACY memperkirakan adanya rebound minor dalam AUD/JPY, begitu juga dengan pergerakan AUD versus mata uang mayor lainnya karena pengaruh kabar dari RBA. Kisaran harga saat ini di 71.30 bisa naik ke 71.60.


Outlook Pair Forex Mayor

Pekan ini, pasar forex akan dipenuhi dengan berbagai rilis data maupun event berdampak tinggi, terutama dengan semakin dekatnya publikasi laporan ketenagakerjaan AS yang amat berpengaruh bagi Dolar.

Menurut ACY, 3 pair mayor yang sebaiknya diamati adalah:

USD/JPY: Mengawali pekan dengan pergerakan yang cenderung tenang dalam range terbatas, pair ini masih berpotensi menunjukkan fluktuasi besar di akhir minggu. Sebaiknya awasi peluang penurunan dari level 106.15 jelang rilis NFP AS.

GBP/USD: Pasangan mata uang ini masih bearish ekstrem, dengan proyeksi penurunan berikutnya menuju level 1.2000. Gejolak politik Inggris yang berlatar ketidakpastian Brexit masih menjadi faktor dominan dalam pergerakan GBP/USD.

EUR/USD: Bulan ini, pengumuman kebijakan ECB kemungkinan besar akan menghantam Euro. Tidak hanya dari bank sentralnya, EUR juga turut terbebani oleh masalah Brexit yang masih berkecamuk.

 

Emas Dan EUR/GBP Juga Bisa Diperhitungkan

Selain pair-pair di atas, ACY juga mempertimbangkan emas sebagai aset yang bisa dipilih dalam suasana pasar saat ini. Harga emas kuat bertahan di area 1,525/1,530 pada pekan NFP. Namun jika kita melihat korelasi negatif USD dan emas serta imbas risiko perang dagang, pergerakan emas saat ini terlampau tenang. Karena itu, ACY menyarankan antisipasi pergerakan hingga sebesar $15 dalam waktu dekat.

Sementara itu, EUR/GBP juga menarik untuk disorot karena headline Brexit yang masih mendominasi bisa menyingkap perubahan level ATR (Average True Range) pair ini. Beberapa analis sudah memperkirakan jika EUR/GBP akan mencapai paritas. Namun, ACY justru berpendapat sebaliknya, karena reli GBP pasca deadline Brexit pada Oktober mendatang bisa menjauhkan EUR/GBP dari level paritas.